Bible & Prayer: The Institutio John Calvin | Pdt. Yakub Tri Handoko, Ph.D.
The Institutio John Calvin
Pdt. Yakub Tri Handoko, Ph.D.
Institutio adalah tulisan terkenal dari John Calvin.
Setelah Yesus mati, pelayanan diteruskan oleh Para Rasul dan jemaat mula-mula. Injil disebarluaskan ke semua daerah di luar israel, gereja di bawah ajaran para rasul. Pada abad ke-4 Kaisar Konstantinus menjadi kaisar dan menjadi "Kristen", di mana orang-orang Kristen yang ditekan dan diaiaya selama berabad-abad kemudian dibebaskan, terjadi sebuah perubahan. Kaisar Konstantinus memindahkan ibukota dari Roma (Barat) menjadi Konstantinopel (Timur), yang sekarang dikenal sebagai Turki. Perubahan kota kekaisaran ini berdampak luas, salah satunya yaitu munculnya pembedaan antara Gereja Timur dan Gereja Barat.
Gereja Timur adalah semua denominasi Gereja Orthodox. Gereja Timur dan Gereja Barat mempunyai pandangan Teologis yang berbeda secara doktrinal, sehingga mengalami perpecahan di awal abad ke-11. Gereja Barat terus berkembang. Pemerintahan gerejawi dan pemerintahan politik menyatu sejak kekaisaran Romawi terpecah karena perpindahan ibukota dari Roma ke Konstantinopel. Sehingga muncullah gereja dengan pimpinan yang memiliki pengaruh politik yang kuat.
Pada abad ke-16, tepatnya 31 Oktober 1517, terjadi reformasi Gereja Barat yang dipelopori oleh Martin Luther dan John Calvin, namun John Calvin adalah generasi setelah Martin Luther. Sebelum reformasi abad 16, ada pendahulu-pendahulu reformasi Gereja yang dikenal dengan sebutan "The Morning Stars of Reformation" yaitu Jan Hus dan John Wycliffe.
Signifikansi Institutio
Di antara semua karya John Calvin, mengapa Institutio?
- Karya terbaik (magnum opus), the best piece of art of John Calvin
- Karya paling komprehensif:
- dari sisi jumlah topik, menjawab banyak pertanyaan doktrinal seperti 'bagaimana gereja seharusnya dipimpin?' atau 'apakah manusia dapat menyelamatkan dirinya sendiri?' dst
- keragaman perspektif dalam pembahasan secara biblikal, filosofis, ekklesiastikal, dsb
- karya paling retoris (persuasi, argumentasi, dan pilihan diksi yang sangat baik)
- Memahami salah satu representasi teologi utama dalam tradisi Reformed
- Menyadari penurunan literasi doktrinal di kalangan mayoritas orang Reformed
- Mengetahui kelemahan & kekurangan Calvin
Doktrin Lutheran: yang tidak bertabrakan dengan Alkitab boleh dipakai.
Doktrin Calvinis: yang tidak diperintahkan Alkitab, jangan dipakai.
Institutio John Calvin telah mengalami lima kali edisi revisi: Faktor apa saja yang mendorong Calvin merevisi Instiutio?
- Studi Teologi yang berkelanjutan; Calvin semakin menguasai dan menggunakan sumber-sumber dari bapa-bapa gereja, terutama Agustinus dan John Chrysostom (the golden mouth, most influential theologians in the history of Christianity), yaitu para pemimpin Gereja Kristen yang hidup di abad ke-2 sampai abad ke-6.
- Perjumpaan dengan tulisan atau orang lain: Salah satu tokoh yang sangat berpengaruh bagi Calvin adalah Martin Bucer, terutama tentang doa, predestinasi, dan Surat Roma. Namun predestinasi bukan fondasi dalam teologi reformed, hanya ciri khas saja.
- Masa-masa transisi di Strasbourg: Masa transisi di Strasbourg memberi Calvin banyak kesempatan untuk merenungkan dan menggumulkan berbagai hal detail dalam pelayanan gerejawi, misalnya tentang ibadah (doa dan nyanyian rohani). Pada saat pelayanan di Geneva, pemikiran John Calvin yang idealis berbeda pendapat dengan penguasa kota Geneva, akhirnya John Calvin diusir dari kota Geneva dan pindah ke Starsbourg dan memiliki waktu untuk belajar lebih mendalam. Sepeninggalan John Calvin dari Geneva, banyak penyesatan dan ajaran-ajaran yang keliru sehingga John Calvin dipanggil kembali ke Strasbourg.
- Pergulatan dengan aliran teologi lainnya: (1) beberapa orang menentang doktrin ortodox yang fundamental misalnya Tritunggal dan kesinambungan Perjanjian Lama- Perjanjian Baru (Pierre Caroli dan Michael Servetus); (2) beberapa orang memperdebatkan makna sakramen perjamuan kudus (Luther vs. Zwingli; (3) semua berkontribusi bagi penajaman konsep maupun persuasi Calvin.
- Pergulatan dalam pelayanan Pastoral di Geneva: Gereja Geneva dianggap sebagai representasi Gereja Kristus yang sejati di dunia sekaligus sentral reformasi dalam tradisi Reformed. Calvin berperan sebagai segala-galanya bagi banyak orang: teolog, gembala, administrator, edukator, sumber hikmat bagi penganut reformasi di berbagai negara (melalui korespondensi).
- Berteologi merupakan sebuah perjalanan: butuh kerendahan hati
- Pengenalan tentang Allah dipertajam melalui banyak hal: kehidupan adalah ruang belajar
- Berteologi bukan hanya harus biblikal, tetapi juga relevan dan praktikal. Not only knowing about Him, but knowing Him personally.
Comments
Post a Comment