Doa untuk Keluarga #3: Kekuatan & Penghiburan | Ev. Troy Hiendratno

Berdoa bagi Keluarga: Kekuatan & Penghiburan
16 Februari 2025
Ev. Troy Hiendratno
Reformed Exodus Community


Kita memiliki pokok doa masing-masing di dalam keluarga. Biasanya kita berdoa supaya sehat dan bahagia selalu. Tetapi apakah doa tersebut sudah tepat? Banyak doa-doa di Alkitab yang dapat kita contoh dalam kehidupan kita, salah satunya doa Paulus di Tesalonika. 

Paulus mendirikan gereja di Tesalonika, namun pada saat itu Paulus tidak dapat mengunjungi kembali jemaat di sana. Paulus mendengar jemaat di Tesalonika terpengaruh aliran pengajaran sesat. Pada 2 Tesalonika, jemaat mengalami aniaya dan penindasan. Doa Paulus berisi nasihat-nasihat untuk jemaatnya agar teguh berpegang pada ajaran yang benar. 

2 Tesalonika 2:16-17 (TB)  Dan Ia, Tuhan kita Yesus Kristus, dan Allah, Bapa kita, yang dalam kasih karunia-Nya telah mengasihi kita dan yang telah menganugerahkan penghiburan abadi dan pengharapan baik kepada kita,
kiranya menghibur dan menguatkan hatimu dalam pekerjaan dan perkataan yang baik.

Paulus sadar bahwa nasihat dan khotbah sebaik apapun akan sia-sia tanpa lutut yang berdoa. 

Siapakah Allah yang Mendengar Doa 
(ayat 16a) 
1. Tuhan Yesus Kristus: Tuhan sebagai gelar yang menunjukkan keilahian Yesus, yang berarti "yang diurapi", dalam bahasa Ibrani "Masiach/Mesias", yang ditunggu, yang merupakan penggenapan dari janji dan nubuat dari Perjanjian Lama. Jesus Himself, Tuhan Yesus sendiri. Indahnya sebuah doa adalah kuasanya tidak terletak di mulut mereka yang berdoa, melainkan di dalam Allah yang mendengar.

2. Allah Bapa: Bapa kita di surga- Allah yang imanen dan transenden, Allah yang berkuasa dan yang mengasihi anak-anakNya. Permasalahannya kita terkadang sulit memahami Allah sebagai Bapa, karena terdistorsi oleh figur ayah di dunia. 
"Bapa kami yang di sorga": pembukaan sebuah doa yang menunjukkan bahwa Allah yang penuh kasih itu sangat dekat dengan kita sehingga Dia mendengar setiap doa, dan sangat berkuasa bukan hanya di bumi namun juga di sorga sehingga Dia sanggup menjawab setiap doa. 

Apa yang telah Allah Lakukan
(ayat 16b) 
1. Allah telah mengasihi kita, kasih yang diikat dengan janjiNya yang dibuat bersama umatNya. Kasih Allah bukan kasih manusia. Kasih Allah tidak bersyarat, dan Allah telah memilih dan menguduskan kita bahkan saat keadaan kita berdosa (ayat 13).

2 Tesalonika 2:13 (TB) Akan tetapi kami harus selalu mengucap syukur kepada Allah karena kamu, saudara-saudara, yang dikasihi Tuhan, sebab Allah dari mulanya telah memilih kamu untuk diselamatkan dalam Roh yang menguduskan kamu dan dalam kebenaran yang kamu percayai. 
Kasih Allah pada kita bukan berdasarkan perbuatan kita tetapi berdasarkan kasihNya yang abadi. 
2. Allah telah memberi atau menganugerahkan penghiburan abadi dan perbuatan baik. 
Jemaat di Tesalonika dianiaya dan disiksa karena iman dan kesetiaan mereka. Sehingga apa yang diberikan oleh Tuhan sesuai dengan yang dibutuhkan jemaat yaitu kekuatan dan penghiburan abadi. Allah selalu memberikan bukan apa yang diinginkan, tetapi apa yang dibutuhkan. 
Isi dari Doa Paulus
(ayat 17) 
1. Penghiburan bagi hati
The Cost of Discipleship (Dietrich Bonhoeffer) 
Menjadi murid Kristus bukan berarti kita mendapatkan karpet merah dalam kehidupan. Menjadi murid Kristus berarti melewati setiap rintangan bersama Yesus yang akan menghibur dan menguatkan kita. 
2. Kekuatan untuk melakukan perbuatan dan perkaataan yang baik 
Bahasa asli "kekuatan" (Establish, akar kata yang sama dengn kata steroid atau energy booster untuk terus bertahan. Seringkal kita berdoa agar masalah cepat selesai dan berlalu  namun kita jarang mendoakan agar beroleh kekuatan dan penghiburan. Karena dunia akan terus menjadi dunia, makanl fokus doa kita adalah agar keluarga kita tidak menjadi sama dengan dunia, melainkan menjadi serupa dengan Kristus. 






Comments

Popular Posts