Doa untuk Keluarga #1: Penggenapan Janji Allah | Pdt. Yakub Tri Handoko, Ph.D.

Doa untuk Keluarga #1: Penggenapan Janji Allah
Pdt. Yakub Tri Handoko
Reformed Exodus Community

Setiap keluarga perlu ditopang oleh kasih karunia melalui doa. Apa saja pokok doa terbaik untuk keluarga kita? Satu hal yang sering dilupakan oleh orang Kristen adalah berdoa. 
Kita harus mendoakan keluarga kita, agar melalui keluarga kita rencana Tuhan dinyatakan. 

Kejadian 24:1-67
Sinopsis cerita Abraham, Sara, dan Ishak. 
Setelah Sara meninggal, Abraham menginginkan keturunan dari Ishak. Abraham mencarikan jodoh untuk anaknya dengan mempercayakan hambanya dan menemukan Ribka dipinang bagi Ishak. Teks ini kadang dipahami sbg doa mencari jodoh. Tetapi sebenarnya teks ini adalah penggenapan janji Allah, di mana Allah berintervensi dalam setiap prosesnya. 

Kejadian 24:2-3, 7 (TB) 
Berkatalah Abraham kepada hambanya yang paling tua dalam rumahnya, yang menjadi kuasa atas segala kepunyaannya, katanya: "Baiklah letakkan tanganmu di bawah pangkal pahaku,
supaya aku mengambil sumpahmu demi TUHAN, Allah yang empunya langit dan yang empunya bumi, bahwa engkau tidak akan mengambil untuk anakku seorang isteri dari antara perempuan Kanaan yang di antaranya aku diam.
TUHAN, Allah yang empunya langit, yang telah memanggil aku dari rumah ayahku serta dari negeri sanak saudaraku, dan yang telah berfirman kepadaku, serta yang bersumpah kepadaku, demikian: kepada keturunanmulah akan Kuberikan negeri ini — Dialah juga akan mengutus malaikat-Nya berjalan di depanmu, sehingga engkau dapat mengambil seorang isteri dari sana untuk anakku.

Allah yang memanggil adalah Allah yang menyertai (Pasal 12, pasal 24).

Ada batasan-batasan dalam penggenapan janji Tuhan:
Batasan Pertama
Kejadian 24:3 (TB) supaya aku mengambil sumpahmu demi TUHAN, Allah yang empunya langit dan yang empunya bumi, bahwa engkau tidak akan mengambil untuk anakku seorang isteri dari antara perempuan Kanaan yang di antaranya aku diam.
https://alkitab.app/v/7e79d548c18a

- janji Tuhan tentang negeri Kanaan (12:4-9) 
- bangsa yang telah dikutuk (9:24-25) 
- bangsa yang jahat dan akan dihukum (15:16) 

Batasan Kedua
Kejadian 24:6 (TB)  Tetapi Abraham berkata kepadanya: "Awas, jangan kaubawa anakku itu kembali ke sana. 
https://alkitab.app/v/9e306d85f711

Kejadian 12:1 (TB) Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu; 
https://alkitab.app/v/d7546af45af1

- Abraham mengingat perintah Allah untuk pergi berpisah dengan sanak keluarganya sehingga tidak boleh membawa Ishak kembali / keluar dari Tanah Perjanjian. 
Kejadian 24:67 (TB)  Lalu Ishak membawa Ribka ke dalam kemah Sara, ibunya, dan mengambil dia menjadi isterinya. Ishak mencintainya dan demikian ia dihiburkan setelah ibunya meninggal.
https://alkitab.app/v/01acd4877620

This is the way the writer shows that Rebecca has taken the place of Sarah in the line of the seed of Abraham (John Sailhamer, The Pentateuch as Narrative, p. 183) 

Siapa yang menjadi Aktor Utama dalam kisah ini? Bukan Abraham, bukan Ishak, bukan hamba Abraham, bahkan bukan Ribka, tetapi Tuhan sendiri. 

Abraham
Abraham meyakini pimpinan dan intervensi Allah sejak janji dinyatakan (Pasal 12) 
Keluarga Ribka
- meyakini bahwa "Semuanya ini datangnya dari Tuhan (24:50) dan terjadi "seperti yang difirmankan Tuhan" (24:51) 
- memberikan doa ketika Ribka pergi (24:60) 
Hamba Abraham
- meyakini intervensi TUHAN (24:56) bahkan sampai bersujud menyembah Tuhan sebanyak dua kali
Ribka 
- Di tengah perbedaan pendapat antara keluarganya dan hamba Abraham, Ribka memilih untuk pergi bersama hamba Abraham (24:58) 

Gospel Connection
Apa yang bisa kita kaitkan dengan injil? 
1. Analogi dan Kontras 
- Abraham dan Bapa sama-sama melibatkan "anak tersayang" dalam penggenapan rencana keselamatan
- Abraham vs Bapa : Abraham tetap mendapatkan anaknya, sedangkan Bapa di sorga justru kehilangan AnakNya (Mat 27:46)
2. Pencarian jodoh bagi Ishak yang dramatis bukan tanpa tujuan. Ada rencana yang jauh lebih besar, yaitu kelahiran Mesias: dari Abraham, Ishak, Yakub, Yehuda, hingga Yesus. Hal kecil bisa berdampak besar.


Doa jangan hanya untu kepentingan kita, tetapi untuk kepentingan kerajaan Allah. Ubah cara kita berdoaberdoa untuk menggenapi rencana Tuhan. 



Comments

Popular Posts