Mengapa Saya Kristen #3: Kelahiran Kembali oleh Roh Kudus | Ev. Kevin
Kelahiran Kembali oleh Roh Kudus
Ev. Kevin
Kelahiran baru di dalam Kristus bukan reinkarnasi melainkan regenerasi, yaitu dibaharui terus menerus oleh Roh Kudus.
Definisi Kelahiran Kembali
"Karya Roh Kudus dalam diri seseorang yang mengalahkan kecenderungan naturnya yang berdosa sehingga melalui injil dia dimampukan untuk menyesali dosa-dosanya dan mempercayakan diri kita kepada Kristus sebagai Juruselamat dan Tuhan secara pribadi."
Lahir baru bukan diperoleh secara eksternal di luar Kristus, melainkan internal, yaitu dari diri kita yang dikuatkan oleh Roh Kudus dan oleh kasih karunia Allah.
Karakteristik Kelahiran Baru
1. Bersifat Pasif
Ada perbedaan lahir baru dan hidup baru:
Kelahiran baru berasal dari Allah. Hidup baru memerlukan juga usaha manusia dan kekuatan dari Roh Kudus.
Yohanes 3:3-5 (TB) Yesus menjawab, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah."
Kata Nikodemus kepada-Nya: "Bagaimanakah mungkin seorang dilahirkan, kalau ia sudah tua? Dapatkah ia masuk kembali ke dalam rahim ibunya dan dilahirkan lagi?"
Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.
Yakobus 1:18 (TB) Atas kehendak-Nya sendiri Ia telah menjadikan kita oleh firman kebenaran, supaya kita pada tingkat yang tertentu menjadi anak sulung di antara semua ciptaan-Nya.
Kata 'menjadikan' secara literal berasal dari kata 'melahirkan' (KJV, NIV, NLT)
2. Bersifat Spiritual
Tanpa Roh Kudus yang mengintervensi dalam hidup seseorang, natur kedagingan manusia pada dasarnya berdosa dan memerlukan anugerah Allah. Kita bukan cuma percaya melainkan mempercayakan diri kepada Kristus.
Yohanes 3:5 (TB) Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.
3. Bersifat Misterius
Kelahiran baru dapat terjadi kapan saja sesuai kehendak Allah, dan orang yang dilahirkan baru bukan berubah namun berprogres, diperbaharui oleh Roh Kudus.
Yohanes 3:8-9 (TB) Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh."
Nikodemus menjawab, katanya: "Bagaimanakah mungkin hal itu terjadi?"
4. Bersifat Kristo-Sentris
Kelahiran baru selalu berpusat kepada Kristus.
Yohanes 3:12-15
Kenapa Manusia Memerlukan Kelahiran Baru:
Karena Manusia Tidak Mampu
Contoh dari Nikodemus yang mendatangi Yesus, mencerminkan ketidakmampuan manusia secara pribadi mengalami kelahiran baru tanpa Kristus.
1. Walaupun dengan Jabatan yang Tinggi
walaupun dengan jabatan rohani yang tinggi Yohanes 3:1 (TB) Adalah seorang Farisi yang bernama Nikodemus, seorang pemimpin agama Yahudi.
2. Walaupun dengan Pengakuan Positif terhadap Kristus
Yohanes 3:2 (TB) Ia datang pada waktu malam kepada Yesus dan berkata: "Rabi, kami tahu, bahwa Engkau datang sebagai guru yang diutus Allah; sebab tidak ada seorang pun yang dapat mengadakan tanda-tanda yang Engkau adakan itu, jika Allah tidak menyertainya."
3. Walaupun dengan Pengalaman Spiritual Tertentu yang Hebat
Manusia tidak dapat lahir baru walaupun mengalami pengalaman yang hebat dan spektakuler.
Yohanes 3:2 (TB) Ia datang pada waktu malam kepada Yesus dan berkata: "Rabi, kami tahu, bahwa Engkau datang sebagai guru yang diutus Allah; sebab tidak ada seorang pun yang dapat mengadakan tanda-tanda yang Engkau adakan itu, jika Allah tidak menyertainya."
4. Walaupun dengan Karakter yang Baik
Kedatangan Nikodemus menyiratkan keherendahatiannya, walaupun lebih tua, lebih terpelajar, sangat berbeda dengan orang-orang Farisi lainnya.
5. Walaupun dengan Pengetahuan Teologis yang Tinggi
Keselamatan tidak ditentukan oleh pengetahuan teologis, melainkan pengalaman bersama Roh Kudus
Yohanes 3:10-11 (TB) Jawab Yesus: "Engkau adalah pengajar Israel, dan engkau tidak mengerti hal-hal itu?
Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kami berkata-kata tentang apa yang kami ketahui dan kami bersaksi tentang apa yang kami lihat, tetapi kamu tidak menerima kesaksian kami.
Akar Masalah Terletak pada Hati Manusia
Disa-dosa aktual yang berulang-ulang hanyalah gejala dari persoalan internal yang lebih fundamental.
Yohanes 3:19-20 (TB) Dan inilah hukuman itu: Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan dari pada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat.
Sebab barangsiapa berbuat jahat, membenci terang dan tidak datang kepada terang itu, supaya perbuatan-perbuatannya yang jahat itu tidak nampak.
Jika akar persoalan adalah hati, kelahiran kembali adalah satu-satunya solusi. Roh Kurus mengubah objek kasih kita: dari dosa kepada Kristus yang tersalib karena dosa-dosa kita.
Karena kita dilahirkan kembali maka kita dimampukan untuk menjalani hidup baru.
Comments
Post a Comment