Mengapa Saya Kristen #8: Yesus adalah Allah | Ev. Anneke

Yesus adalah Allah
Ev. Anneke
23 Maret 2025

Signifikansi Topik
Sebagai orang Kristen terkadang kita tidak menyadari signifikansi Yesus sebagai Allah. 
Padahal kita harus memahami Yesus adalah Tuhan untuk menghindari pemahaman yang salah. 

1. Risiko Penyembahan Berhala atau Kebinasaan Kekal
Fondasi dari Kekristenan adalah mempercayai Yesus adalah Tuhan yang lahir, mati, dan bangkit. Jika tidak mempercayai hal itu, maka sama saja kita penyembah berhala yang tidak mendapat bagian dalam kerajaan Allah. 
Roma 10:9-10

2. Sanggahan dari Pihak Lain
Seringkali banyak orang mempertanyakan: di manakah Yesus berkata "Akulah Allah, sembahlah Aku?". Kaum Liberal menyanggah bahwa ajaran Yesus sebagai Allah baru muncul di abad ke 4 pada saat pemerintahan Kaisar Konstantinopel. 
Benarkah di Alkitab tidak ada pernyataan Yesus sebagai Allah? 

Petunjuk Alkitab
1. Yesus memiliki sifat-sifat yang hanya dimiliki oleh Allah saja
- Mahahadir (Matius 18:20) 
Bagaimana Yesus menyertai umatNya jika Ia tidak mahahadir? 
Matius 18:20 (TB) Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka."
Matius 28:19-20 (TB) Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

- Mahakuasa (Yohanes 10:17-18)
Yesus tidak mati dibunuh tetapi menyerahkan nyawaNya. Yesus juga meredakan angin ribut. Yesus juga membangkitkan orang mati, dan membangkitkan diriNya sendiri. 
Matius 10:17-18 (TB)  Tetapi waspadalah terhadap semua orang; karena ada yang akan menyerahkan kamu kepada majelis agama dan mereka akan menyesah kamu di rumah ibadatnya.
Dan karena Aku, kamu akan digiring ke muka penguasa-penguasa dan raja-raja sebagai suatu kesaksian bagi mereka dan bagi orang-orang yang tidak mengenal Allah.

- Kekal (Yohanes 8:58) 
Yohanes 8:58 (TB) Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada."
(Lit: "sebelum Abraham menjadi, Aku terus menerus ada") -> Yesus bukan ciptaan, karena Yesus abadi. Pernyataan eksplisit yang merupakan kebenaran tentang diriNya sendiri. Orang Yahudi menganggapnya sebagai penistaan terhadap Allah dan menghujat Allah karena Yesus menyamakan diriNya dengn Allah. Padahal sesungguhnya Yesus adalah benar-benar Allah. 

2. Yesus melakukan tindakan yang hanya dapat atau boleh dilakukan oleh Allah saja
- Mencipta (Yohanes 1:3, bdk Yes 44:24) 
Yohanes 1:3 (TB)  Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.
Yesaya 44:24 (TB) Beginilah firman TUHAN, Penebusmu, yang membentuk engkau sejak dari kandungan; "Akulah TUHAN, yang menjadikan segala sesuatu, yang seorang diri membentangkan langit, yang menghamparkan bumi — siapakah yang mendampingi Aku? — 
Yesus salah satu pribadi Allah yang mencipta, yaitu adalah YHWH di Perjanjian Lama. 

- Mengampuni dosa (Markus 2:5-12)
Markus 2:5-12 (TB) Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: "Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni!"
Tetapi di situ ada juga duduk beberapa ahli Taurat, mereka berpikir dalam hatinya: 
"Mengapa orang ini berkata begitu? Ia menghujat Allah. Siapa yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah sendiri?"
Tetapi Yesus segera mengetahui dalam hati-Nya, bahwa mereka berpikir demikian, lalu Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu berpikir begitu dalam hatimu?
Manakah lebih mudah, mengatakan kepada orang lumpuh ini: Dosamu sudah diampuni, atau mengatakan: Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalan?
Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa" — berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu —: 
"Kepadamu Kukatakan, bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!"
Dan orang itu pun bangun, segera mengangkat tempat tidurnya dan pergi ke luar di hadapan orang-orang itu, sehingga mereka semua takjub lalu memuliakan Allah, katanya: "Yang begini belum pernah kita lihat."


Klarifikasi: tidak semua penyakit adalah akibat dari dosa. Namun pada kisah ini, orang tsb sakit karena dosa, sehingga Yesus menyelesaikan permasalahan orang sakit ini dengan mengampuni dosanya. Yesus berkuasa mengampuni dosa. 

- Duduk di sebelah kanan Bapa dalam segala kemuliaan (Matius 26:63-65) 
Matius 26:63-65 (TB) Tetapi Yesus tetap diam. Lalu kata Imam Besar itu kepada-Nya: "Demi Allah yang hidup, katakanlah kepada kami, apakah Engkau Mesias, Anak Allah, atau tidak."
Jawab Yesus: "Engkau telah mengatakannya. Akan tetapi, Aku berkata kepadamu, mulai sekarang kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa dan datang di atas awan-awan di langit." 
Maka Imam Besar itu mengoyakkan pakaiannya dan berkata: "Ia menghujat Allah. Untuk apa kita perlu saksi lagi? Sekarang telah kamu dengar hujat-Nya. 

Yesus adalah Mesias yang menggenapi nubuatan dalam Daniel 7. Duduk di sebelah kanan Bapa berarti Yesus memiliii otoritas yang sama dengan Allah YHWH, bahwa Dia adalah Allah. 

Yohanes 10:29-33 (TB)  Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapa pun, dan seorang pun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa.
Aku dan Bapa adalah satu."
Sekali lagi orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari Yesus. 
Kata Yesus kepada mereka: "Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapa-Ku yang Kuperlihatkan kepadamu; pekerjaan manakah di antaranya yang menyebabkan kamu mau melempari Aku?"
Jawab orang-orang Yahudi itu: "Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Allah."  

Yohanes 5:18 (TB) Sebab itu orang-orang Yahudi lebih berusaha lagi untuk membunuh-Nya, bukan saja karena Ia meniadakan hari Sabat, tetapi juga karena Ia mengatakan bahwa Allah adalah Bapa-Nya sendiri dan dengan demikian menyamakan diri-Nya dengan Allah. 
Fakta bahwa orang-orang Yahudi ingin membunuh Yesus atas pernyataanNya yang eksplisit menunjukkan bahwa Yesus menyatakan diriNya adalah Tuhan, menjawab pertanyaan di manakah Yesus menyatakan diriNya Tuhan. 

3. Yesus menerima sebutan sebagai Allah dan Tuhan (Yohanes 1:1, Yohanes 20:28) 
Yohanes 1:1 (TB) Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. 
Yohanes 20:28 (TB) Tomas menjawab Dia: "Ya Tuhanku dan Allahku!" 
Para saksi Yehuda seringkali menyangkal Yesus sebagai Allah berdasarkan Yohanes 1:1 karena tidak adanya artikel "Tuhan" dalam bahasa aslinya. Bandingkan dengan perkataan Tomas, seharusnya tidak ada pengaruh signifikan artikel terhadap kata Tuhan yang dimaksud.

1 Korintus 8:6 (TB) namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup. 

Ulangan 6:4 (TB) Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa! 

4. Yesus menerima penyembahan seperti layaknya Allah sendiri
- menurut catatan Alkitab (Matius 28:16-20) 
Matius 28:16-20 (TB) Dan kesebelas murid itu berangkat ke Galilea, ke bukit yang telah ditunjukkan Yesus kepada mereka. 
Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu. 
Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.
Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."
Ayat 17 dikatakan murid-murid menyembah Yesus dan Yesus tidak menghentikan mereka. Bahkan kepada orang yang ragu Yesus meyakinkan mereka bahwa Dia adalah Allah yang berkuasa. 

Filipi 2:6-11 (TB) yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,
melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,  dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa! 
Paulus sedang mengutip sebuah hymne kuno, artinya pengajuan Yesus sebagai Tuhan dan Allah sudah ada sejak sebelum Paulus. Hymne tersebut mengakui Yesus adalah Allah. Teks ini menyanggah klaim liberal yang menyatakan bahwa pengakuan Yesus adalah Allah baru muncul abad ke 4. 

- menurut catatan kuno di luar Alkitab 
Pliny the Younger 
Bukan orang Kristen dan membenci orang Kristen, justru memberikan gambaran kepada kita bahwa sebelum abad ke 2 Yesus sudah disembah sebagai Allah. 

Larry Hurtado
How on Earth did Jesus Become a God? 
It is in fact in the area of worship that we find "the decisive criterion" by which Jews maintained the uniqueness of God over against both idols and God's own deputies. 
Yesus berbeda dengan Musa, Elia, Henokh, karena mereka tidak menerima penyembahan, melainkan hanya Yesus saja karena Dia memang Allah. 








Comments

Popular Posts