Mendoakan Kepentingan Allah | Pdt. Heri Kristanto

Mendoakan Kepentingan Allah
Reformed Exodus Community
Pdt. Heri Kristanto
04 Mei 2025

Matius 6:9-10 (TB) Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu,
datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.


Pada saat kita berdoa, seringkali kita berdoa untuk diri kita sendiri. Jarang sekali manusia berdoa untuk kemuliaan Allah. Padahal sejatinya Tuhan Yesus mengajar kita berdoa bukan untuk berpusat kepada kita, tetapi kepada Allah. 

Sapaan kepada Allah Bapa di sorga menunjukkan relasi yang intim antara anak dan Bapa yang dekat. Inti dari Doa Bapa Kami adalah:

#1 Kekudusan Nama Tuhan
Kenapa kita menguduskan nama Tuhan? Apakah dengan doa kita Allah menjadi semakin kudus? Bukan. Konsep kekudusan di dalam Alkitab berkaitan dengan 2 makna yaitu:
(1) moral, kesucian, atau ketidak berdosaan (1 Korintus 7:14, Kis 20:32, Ibr 9:13) 
(2) keterpisahan dari yang lain (Keluaran 37, 1 Samuel 21:6), Allah yang berbeda dengan yang lainnya, di mana pada saat itu bangsa Israel menyembah ilah-ilah lain. 'Dikuduskanlah namaMu' berarti bahwa kita ingin semua orang semakin menghormati kebesaran dan kemuliaan Allah. Bersangkut paut juga pada komitmen kita sebagai umat Tuhan memiliki Allah yang berbeda dari yang lain, yang tercermin dari kehidupan kita. Dikuduskanlah namaMu menuntut agar melalui kehidupan kita, sikap, tindakan, dan keputusan kita, orang lain melihat kemuliaan Allah. 

#2 Kedatangan Kerajaan Tuhan
Apa yang dimaksud 'datanglah KerajaanMu'? 
Di antara injil Sinoptik, injil Matius banyak membicarakan tentang kerajaan yang bermakna sebagai otoritas. Pelayanan  Yesus sebagai perwujudan pemerintahan, otoritas, dan kehadiran Tuhan di bumi. Kematian dan kebangkitanNya menjadi puncak kemenangan terhadap iblis. Sejak waktu itulah Yesus memberitakan:"Bertobatlah, sebab kerajaan sorga sudah dekat (Mat 4:17). Wujud permohonan 'Datanglah KerajaanMu' adalah giat mendoakan dan melakukan penginjilan. Itulah cara kerajaan Allah semakin diperlebar di muka bumi. 

#3 Kehendak Tuhan Terjadi di Atas Bumi
"Jadilah kehendakMu di bumi seperti di sorga".
Permohonan ini mengajarkan kita untuk menyadari Natur kita yang cenderung tidak menaati Dia supaya kita mau dan mampu untuk mengetahui, tunduk, dan melakukan kehendak Allah sama seperti para malaikat di surga. Pada dasarnya sebagai manusia berdosa, sulit bagi kita untuk menaati Allah. Oleh sebab itu kita memerlukan anugerah Allah. 

Efesus 2:3 (TB) Sebenarnya dahulu kami semua juga terhitung di antara mereka, ketika kami hidup di dalam hawa nafsu daging dan menuruti kehendak daging dan pikiran kami yang jahat. Pada dasarnya kami adalah orang-orang yang harus dimurkai, sama seperti mereka yang lain. 

Roma 12:2 (TB) Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Yesus pun pernah mengalami kesulitan  saat memenuhi kehendak Bapa. Seandainya Yesus tidak mengutamakan kepentingan Allah dan rencana Allah, maka tidak akan ada karya keselamatan dan pengampunan. 

Lukas 22:42 (TB)  "Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi."

Kadang Tuhan tak memberi yang kita minta, karena Dia sedang membentuk kita untuk menginginkan yang terbaik menurutNya. Kita diajak untuk melihat dari perspektif Tuhan, meski berbeda dengan kehendak kita. 


Comments

Popular Posts