Constrained by Fear and Love of God | Pdt. Yakub Tri Handoko, Ph.D.

Constrained by Fear & Love of God
Pdt. Yakub Tri Handoko
Reformed Exodus Community
27 Juli 2025

Bagaimana Anda menampilkan diri supaya meyakinkan di mata orang lain? 
"Budaya Flexing" supaya kelihatan meyakinkan  bukan hanya di dunia selebritas melainkan juga dalam pelayanan. 

2 Korintus 5:11-16 (TB) Kami tahu apa artinya takut akan Tuhan, karena itu kami berusaha meyakinkan orang. Bagi Allah hati kami nyata dengan terang dan aku harap hati kami nyata juga demikian bagi pertimbangan kamu.
Dengan ini kami tidak berusaha memuji-muji diri kami sekali lagi kepada kamu, tetapi kami mau memberi kesempatan kepada kamu untuk memegahkan kami, supaya kamu dapat menghadapi orang-orang yang bermegah karena hal-hal lahiriah dan bukan batiniah. 
Sebab jika kami tidak menguasai diri, hal itu adalah dalam pelayanan Allah, dan jika kami menguasai diri, hal itu adalah untuk kepentingan kamu.
Sebab kasih Kristus yang menguasai kami, karena kami telah mengerti, bahwa jika satu orang sudah mati untuk semua orang, maka mereka semua sudah mati.
Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka.
Sebab itu kami tidak lagi menilai seorang juga pun menurut ukuran manusia. Dan jika kami pernah menilai Kristus menurut ukuran manusia, sekarang kami tidak lagi menilai-Nya demikian.

Perubahan rencana perjalanan Paulus
Perubahan rencana ini dimanfaatkan oleh sebagian orang untuk meragukan kredibilitas Paulus sebagai seorang rasul >> Paulus menunjukkan ketulusannya (1:12) dan siap dinilai di hadapan Allah dan manusia (4:2, 5:11-13). 
Terutama bukan tentang reputasi diri Paulus, tetapi penerimaan terhadap Injil. Paulus tidak mau menjadi batu sandungan dalam "menyatakan kebenaran" (4:2). 

2 Korintus 5:12a (TB) Dengan ini kami tidak berusaha memuji-muji diri kami sekali lagi kepada kamu, tetapi kami mau memberi kesempatan kepada kamu untuk memegahkan kami, 

Ada dua kata yang berbeda arti tafsiran:
"Memuji diri" berarti memperkenalkan diri, (synisēmi, 3:1,4:2) - perkenalan diri supaya didengarkan (kredensial orator). 
"Memegahkan kami" (kauchaomai) atau "bermegah-megahan/kemegahan" (kauchema) tidak selalu negatif (7:14, 9:2, 10:13, 15-17) >> kuncinya pada subjek kemegahan (10:27 "Tetapi barang siapa bermegah, hendaklah ia bermegah dalam Tuhan" (bdk. 11:12).

Paulus berusaha untuk meyakinkan orang bukan dengan cara persuasi ala dunia
2 Korintus 5:12b (TB) ...supaya kamu dapat menghadapi orang-orang yang bermegah karena hal-hal lahiriah dan bukan batiniah. 
(bdk. 1:12 "bahwa hidup kami di dunia ini, khususnya dalam hubungan kami dengan kamu, dikuasai oleh ketulusan dan kemurnian dari Allah bukan oleh hikmat duniawi"). 

Paulus menampilkan diri yang autentik 
2 Korintus 5:11b (TB) Bagi Allah hati kami nyata dengan terang dan aku harap hati kami nyata juga demikian bagi pertimbangan kamu.
Pertimbangan, bahasa aslinya "hati nurani".
"But we are made manifest to God, and I hope that we are made manifest also in your consciences" (5:11b, NASB). 
Bentuk pasif pheneroō menyiratkan bahwa Paulus tidak sedang ambisius untuk memamerkan karunia-Nya >> bukan nyata di mata jemaat, tetapi di hati nurani (syneidesis)
Meyakini pembelaan dari Tuhan memampukan kita untuk tenang menghadapi fitnah atau tuduhan. 

Paulus tidak mencari kepentingan diri sendiri
2 Korintus 5:13 (TB) Sebab jika kami tidak menguasai diri, hal itu adalah dalam pelayanan Allah, dan jika kami menguasai diri, hal itu adalah untuk kepentingan kamu.
Di tengah situasi apapun, Paulus tidak memikirkan dirinya sendiri melainkan Tuhan dan jemaat. 

For if we are beside ourselves, it is for God; if we are of sound mind, it is for you (NASB, 5:12)
"Tidak menguasai diri" (existēmi, lit. "di luar diri". Yang tidak memusingkannkepentingan diri sendiri dalam pelayanan tidak akan terlalu dipusingkan dengan berbagai persoalan dalam pelayanan. 

Mengapa Paulus besar ani melakukan persuasi yang berbeda? 
1. Rasa Hormat kepada Allah 
2 Korintus 5:11 (TB) Kami tahu apa artinya takut akan Tuhan, karena itu kami berusaha meyakinkan orang. Bagi Allah hati kami nyata dengan terang dan aku harap hati kami nyata juga demikian bagi pertimbangan kamu.

2 Korintus 5:10 (TB) Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat. 

"Therefore, knowing the fear of the Lord, we persuade men.. "
Bukan "takut" tetapi "hormat" >> keyakinan keselamatan (4:16) 

2. Kasih kepada Kristus 
2 Korintus 5:14-15 (TB) Sebab kasih Kristus yang menguasai kami, karena kami telah mengerti, bahwa jika satu orang sudah mati untuk semua orang, maka mereka semua sudah mati.
Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka.

Kasih kepada Kristus menguasai Paulus. 
Kata kerja "menguasai" (synechō) lit. "memegang dengan kuat sekali" atau "menekan" (KJV/YL) "constrain", " menempel" >> metafora arak-arakan budak yang tidak bisa lepas. Sehingga tidak memiliki kehendak sendiri selain mengikuti kehendak Allah. Penundukan akan kehendak Allah hanya terjadi melalui transformasi pikiran. 
Kristus bukan hanya memberikan kehidupan yang kekal, tetapi juga kehidupan yang baru. Ketika kasih Kristus menguasai hidupmu  bukan hidup lama lagi yang engkau jalani, melainkan Tuhan yang menentukan tujuan hidupmu. 

Comments

Popular Posts